Langsung ke konten utama

Kenapa Memilih Ujian Gitar di ABRSM?

Sebelum saya membahas kenapa ujian gitar di ABRSM, saya jelaskan terlebih dahulu kenapa sih kita harus ujian gitar?

Pada dasarnya semua bidang ilmu itu haruslah teruji, karena ilmu yang teruji artinya ilmu tersebut bisa dipertanggungjawabkan. Sederhannya seperti itu.

Sama kaya kita sekolah, dari SD sampai kuliah pun umumnya ada ujian tiap bidang ilmu yang kita pelajari, yang intinya ketika lulus nanti harapan dari sekolah bahwa anak didiknya benar-benar bisa mempertanggungjawabkan ilmu yang didapat ketika belajar di sekolah.

Ujian gitar memangnya harus? Ilmu musik juga masuk dalam bidang keilmuan, bisa kita lihat bahwa jurusan musik juga ada di universitas, dan mahasiswanya juga diharuskan ujian, bahkan untuk diterima saja di universitas jurusan seni musik juga harus melewati sesi ujian.

Sampai disini setidaknya kita paham bahwa pada dasarnya musik juga perlu diuji. Ujian musik sebenarnya bisa kapan saja, maksud saya, seorang gitaris yang bermain konser itu juga bagi saya adalah sebuah ujian, yang diuji adalah mentalnya. 

Beda cerita dengan konteksnya ujian gitar, dimana banyak hal yang diujikan. Yang pastinya tidak akan saya bahas sekarang, apa saja yang diujikan pada ujian gitar. 

Namun ujian gitar sendiri banyak manfaatnya. Terutama jika kamu ujian di lembaga internasional sebesar ABRSM. 

Dan inilah kenapa saya memilih ujian ABRSM bahkan buat kamu yang sedang atau menempuh studi di jurusan musik di Universitas.

Untuk saat ini hanya beberapa jenis musik saja yang diujikan di ABRSM yaitu musik Klasik dan musik jazz, untuk musik jazz sendiri masih terbatas di beberapa instrumen saja. Jadi mungkin buat kamu yang tidak belajar musik klasik atau gitar klasik pada khususnya sayang sekali ABRSM saat ini belum bisa menjadi pilihan.

ABRSM merupakan exam board, sebuah organisasi yang menyelenggarakan sebuah ujian. ABRSM sendiri didirikan pada tahun 1889 di Inggris berawal dari ide dari Sir Alexander MacKenzie yang merupakan Kepala Sekolah Royal Academy of Music yang menyarankan kepada Sir George Grove yang merupakan direktur dari Royal Collage of Music untuk menyatukan dua institusi musik ini menjadi examboard sehingga merangsang orang-orang yang bermain musik yang diluar institusi mereka bisa mempunyai standar bermusik yang tinggi.

Jadi mudahnya dengan visi dari Sir Alexander tadi adalah orang-orang diluar kedua institusi tadi yang tidak belajar musik disana bisa memiliki standar bermusik yang tinggi sama dengan orang-orang yang belajar di institusi tersebut.

Tentu saja dengan pengalaman lebih dari 100 tahun dan standar yang diberikan oleh kerajaan Inggris (Royal) dan sejarah mereka yang ratusan tahun dan bisa memepertahankan kualitas dari penguji sehingga visi dari pendirinya tetap bisa dicapai menjadi salah satu pertimbangan saya yang paling utama kenapa saya memilih ujian gitar di ABRSM.

Pertimbangan lain adalah wawasan musik yang harus dikuasai ketika ujian ABRSM, bisa dibilang wawasan musik yang diharapkan dari ABRSM tidak serta merta hanya berdasar pada repertoar apa saja yang akan diujikan. Repertoar yang diujikan bisa menjadi gambaran dan jalan yang harus (idealnya) dilalaui bagi seorang gitaris. 


Pertimbangan lainnya lagi adalah mendapatkan sertifikat standar internasional. Karena ABRSM sudah ada di lebih di 90 negara, maka ini akan berguna di masa mendatang bahwa apa yang kamu pelajari (ilmu gitar) untuk akan diakui oleh internasional. Ditambah jika kamu melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, mereka juga memberikan gelar Diploma yang setara hingga S2 (pasca sarjana).

Untuk saat ini ujian gitar yang tersedia hanyanya gitar klasik, mungkin untuk sebagian dari kita akan merasa ini sebagai kekurangan, namun kalau dilihat dari segi keilmuaannya, ini salah satu yang paling ideal dalam belajar gitar. 

Dengan standar dari ABRSM, kita diharapkan menjadi gitaris yang tidak hanya sekedar bisa mendentangkan senar, namun bagaimana memainkan musik menjadi lebih bermakna (musikalitas tinggi). Di tambah lagi keilmuan lain sehingga lulusan diploma ABRSM itu memiliki standar seperti apa yang menjadi visi pendirinya.

Dengan banyak pertimbangan tadi ini salah satu kenapa ABRSM sangat cocok buat saya pribadi, sehingga saya punya menyelesaikannya hingga Diploma tingkat pertama.

Semoga bermanfaat



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ganti Senar? Apakah Senar Gitar Harus Diganti Bersamaan?

Dalam konteks ini ada dua hal yang menjadi perhatian. Yang pertama adalah ketika akan mengganti satu set gitar, apakah harus dilepas semua terlebih dahulu atau diganti satu persatu. Dan konteks yang kedua adalah jika ada salah satu senar gitar yang putus, apakah kita cukup menggantinya dengan senar yang putus tadi atau menggantingya dengan satu set? Mari kita bahas satu persatu dimulai dengan jika kamu mengganti senar langsung satu set.  Awalnya saya juga agak bingung ketika pertama kali mengganti senar satu set. Apakah senar harus saya lepas semua, lalu memasangnya semuanya. Atau melepas satu senar lalu langsung menggantinya dengan semar yang baru? Buat kamu saja yang mengalami kebingungan sama seperti saya dulu, pada dasarnya semua cara tadi diperbolehkan. Setidaknya dari pengalaman saya,. Saya mencoba dua cara tadi dan kedua menurut saya cukup aman.Tidak ada pengaruh pada settingan neck pada gitar. Hal yang berpengaruh pada setting neck gitar adalah ketika kita mengganti senar g...

Apa Untungnya Menggunakan Senar Tipis dan Sebaliknya?

Jika kamu ke toko musik untuk membeli senar, biasanya mereka menjual berbagai jenis dan ukuran senar gitar. Sering kali hal ini membingungkan terutama buat kamu yang baru sekali dua kali membeli senar gitar. Sebagai beginner seperti saya dulu, taunya ukuran senar gitar itu sama. Kenyataannya tidak. Ambil contoh saja senar gitar akustik yang ada dipasaran ada ukuran 0.10 ,hingga 0.13. Ukuran ini berpatokan pada ketebalan pada senar satu. Belum lagi variasi ketebalan senar yang berbeda pada senar 6 walaupun ukuran senar satunya sama. Pastinya jika kamu akan menggunakan ukuran senar yang berbeda kamu harus menseting ulang neck gitar kamu. Karena ketebalan senar akan berpengaruh pada tegangan (stress/tarikan) pada neck dan bodi gitar. Jika seting pada neck gitar tidak sepadan dengan dengan tarikan senar gitar maka neck gitar berpotensi menjadi bengkok. Secara langsung ketebalan senar akan berpengaruh pada feel dan sound gitar kamu. Dengan senar yang lebih tipis tentu saja suara yang di...

Kapan Kamu Harus Berhenti Kursus Gitar?

Kenapa hal ini harus dipertanyakan? atau akan saya tanya dengan apakah kamu kursus gitar seumur hidup kamu? Bisa iya, namun kebanyakan akan menjawab tidak. Alasan paling sederhana adalah karena biaya. Tapi ternyata dari pengalaman saya mengajar gitar yang sudah lebih dari 10 tahun bukan biaya alasannya. Baik, kita lihat sistem pendidikan kita. SD, SMP, SMA, Sarjana dan seterusnya. Semua selalu ada mulai dan akhirnya. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa sebenarnya kita tidak berhenti belajar walaupun kita telah lulus dari S3 sekalipun. Ada beberapa orang di antara kita yang haus akan ilmu, ada yang haus akan informasi, ada juga yang hanya rasa penasaran. Untuk belajar musik  baik itu pastinya ada langkah demi langkah. Ini tidak berbeda dengan belajar di sekolah yang lebih banyak pendekatan untuk pendidik formal. Maka dari itu dalam sebuah kursus atau sekolah musik biasanya ada grade yang menandakan pencapaian tertentu skill tertentu.  Sama kaya SD selama 6 tahun, SMP 3 tahun...