Langsung ke konten utama

Apa Yang Paling Membedakan Latihan di Gitar Akustik vs Gitar Elektrik?

Walaupun sama-sama gitar, gitar akustik dan elektrik pada dasarnya memiliki fungsi yang cukup berbeda. Selain karakter suara yang sudah pasti berbeda, namun secara playbility juga sedikit banyak berbeda. Hal ini membuat latihan belajar gitar juga berbeda di kedua jenis gitar ini.

Mari kita bahas...

Yang paling terlihat adalah bodynya. Body gitar akustik umumnya lebih besar secara ukuran dibanding gitar elektrik terutama yang solid body. Walaupun gitar elektrik diluar sana ada juga yang berukuran besar, sebut saja gitar hollow body atau Jazz Box gitar, tapi gitar jenis ini lebih mengarah ke gitar akustk.

Body yang berbeda tentu saja memberikan pegangan yang berbeda. Posisi tangan kanan relatif sedikit berbeda, dan hal ini juga berpengaruh pada kebiasaan dari pemain gitar itu sendiri. Saya pribadi ketika memainkan gitar akustik, posisi lengan atas akan bertumpu langsung pada body gitar, sedangkan lengan bawah akan menjuntai.

Berbeda dengan gitar elektrik, sebut saja gitar seperti Fender telecaster atau stratocaster atau gitar seri-seri les paul, lengan atas saya lebih sering menggantung. Body yang lebih kecil juga membuat posisi senar lebih dekat ke tubuh, karena umumnya gitar elektrik memiliki tebal body yang lebih ramping dibanding dengan gitar akustik. Hal ini berakibat posisi pick yang berbeda jika dibanding ketika saya memainkan gitar akustik.

Berbeda bukan berarti ada yang lebih baik, hanya saja hal ini tentu saja butuh penyesuaian, sehingga secara tidak langsung akan berpengaruh pada akurasi ketika memetik terutama dengan pick gitar.

Faktor kedua adalah neck gitar. Umumnya ukuran neck gitar akustik dan gitar elektrik itu sama, namun karana penggunaan body yang berbeda range nada pada gitar elektrik biasanya lebih mudah dimainkan terutama di nada-nada yang tinggi terutama nada-nada diatas fret 12.

Walaupun di sebagian seri gitar akustik memiliki cutaway sehingga lebih mudah memainkan nada-nada yang lebih tinggi, namun tetaplah range dan kenyamanannya berbeda dengan gitar elektrik yang lebih nyaman memainkan nada-nada yang lebih tinggi, karena hal ini juga terbantu dengan body gitar yang lebih kecil.

Penggunaan senar yang berbeda juga berpengaruh ketika latihan di gitar akustik atau elektrik. Umumnya dengan ukuran senar yang sama, feel bermain di gitar elektrik juga terasa lebih ringan. Karena memang secara material juga berbeda, senar 3 pada gitar akustik menggunakan ulir sedangkan pada senar gitar elektrik tanpa ulir. Hal ini berefek lebih memudahkan teknik bending juga di gitar elektrik. Tidak hanya senar 3, namun juga umumnya material secara keseluruhan berbeda.

Dengan begitu banyak perbedaan tersebut maka timbul pertanyaan. Jadi sebaiknya latihan dengan gitar yang mana? 

Jika kamu ingin berlatih teknik scale, arpeggio, atau fokus pada pengembangan teknik secara umum, saya lebih merekomendasikan menggunakan gitar akustik. Alasan sederhananya secara umum jika bermain teknik di gitar akustik baik maka otomatis teknik yang sama di gitar elektrik juga akan bagus. Sebaliknya jika memainkan teknik-teknik tadi di gitar elektrik sudah bagus belum tentu bagus juga di gitar akustik.

Lalu apa yang dilatih di gitar elektrik? Banyak juga sih, ada beberapa teknik yang lebih maksimal dilatih di gitar elektrik, salah satunya adalah teknik bending. Dengan material yang lebih didesain untuk gitar elektrik, teknik ini jauh lebih baik di latih di gitar elektrik.

Gitar elektrik juga baik untuk eksplorisi tone color dengan memainkan efek pedal dan juga volume dan tone control bawaan gitar elektrik. Eksplorasi tone tidak hanya sebatas itu, pick up gitar yang memiliki setidaknya 2, ada yang dibagian depan dan ada di bagian belakang memiliki karakater yang berbeda, dan ini jika di padukan dengan control volume dan tone membuat efek suara dan feel yang berbeda. Dan itu adalah bagian yang memang tidak dimiliki gitar akustik.

Sedangkan pada gitar elektrik dapat lebih mudah memainkan nada-nada tinggi di karena fretboard yang lebih panjang. Hal ini juga membuat latihan improvisasi punya dimensi yang lebih luas dibanding dengan gitar akustik.

Bukan berarti kita tidak bisa berlatih improvisasi di gitar akustik. Di karenakan karakter tone yang berbeda, latihannya otomatis akan disesuaikan juga dengan jenis musik yang sedang kita kulik, pelajari atau yang ingin kita kembangkan lebih lanjut.

Jadi bagaimana dengan kamu, kamu lebih suka latihan di gitar akustik atau elektrik?

Semoga bermanfaat.


Belajar gitar dimana saja, kapan saja dengan biaya hemat, klik disini

Les Gitar Akustik, Klasik, Elektrik, melodi improvisasi, Jazz, disini. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ganti Senar? Apakah Senar Gitar Harus Diganti Bersamaan?

Dalam konteks ini ada dua hal yang menjadi perhatian. Yang pertama adalah ketika akan mengganti satu set gitar, apakah harus dilepas semua terlebih dahulu atau diganti satu persatu. Dan konteks yang kedua adalah jika ada salah satu senar gitar yang putus, apakah kita cukup menggantinya dengan senar yang putus tadi atau menggantingya dengan satu set? Mari kita bahas satu persatu dimulai dengan jika kamu mengganti senar langsung satu set.  Awalnya saya juga agak bingung ketika pertama kali mengganti senar satu set. Apakah senar harus saya lepas semua, lalu memasangnya semuanya. Atau melepas satu senar lalu langsung menggantinya dengan semar yang baru? Buat kamu saja yang mengalami kebingungan sama seperti saya dulu, pada dasarnya semua cara tadi diperbolehkan. Setidaknya dari pengalaman saya,. Saya mencoba dua cara tadi dan kedua menurut saya cukup aman.Tidak ada pengaruh pada settingan neck pada gitar. Hal yang berpengaruh pada setting neck gitar adalah ketika kita mengganti senar g...

Apa Untungnya Menggunakan Senar Tipis dan Sebaliknya?

Jika kamu ke toko musik untuk membeli senar, biasanya mereka menjual berbagai jenis dan ukuran senar gitar. Sering kali hal ini membingungkan terutama buat kamu yang baru sekali dua kali membeli senar gitar. Sebagai beginner seperti saya dulu, taunya ukuran senar gitar itu sama. Kenyataannya tidak. Ambil contoh saja senar gitar akustik yang ada dipasaran ada ukuran 0.10 ,hingga 0.13. Ukuran ini berpatokan pada ketebalan pada senar satu. Belum lagi variasi ketebalan senar yang berbeda pada senar 6 walaupun ukuran senar satunya sama. Pastinya jika kamu akan menggunakan ukuran senar yang berbeda kamu harus menseting ulang neck gitar kamu. Karena ketebalan senar akan berpengaruh pada tegangan (stress/tarikan) pada neck dan bodi gitar. Jika seting pada neck gitar tidak sepadan dengan dengan tarikan senar gitar maka neck gitar berpotensi menjadi bengkok. Secara langsung ketebalan senar akan berpengaruh pada feel dan sound gitar kamu. Dengan senar yang lebih tipis tentu saja suara yang di...

Kapan Kamu Harus Berhenti Kursus Gitar?

Kenapa hal ini harus dipertanyakan? atau akan saya tanya dengan apakah kamu kursus gitar seumur hidup kamu? Bisa iya, namun kebanyakan akan menjawab tidak. Alasan paling sederhana adalah karena biaya. Tapi ternyata dari pengalaman saya mengajar gitar yang sudah lebih dari 10 tahun bukan biaya alasannya. Baik, kita lihat sistem pendidikan kita. SD, SMP, SMA, Sarjana dan seterusnya. Semua selalu ada mulai dan akhirnya. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa sebenarnya kita tidak berhenti belajar walaupun kita telah lulus dari S3 sekalipun. Ada beberapa orang di antara kita yang haus akan ilmu, ada yang haus akan informasi, ada juga yang hanya rasa penasaran. Untuk belajar musik  baik itu pastinya ada langkah demi langkah. Ini tidak berbeda dengan belajar di sekolah yang lebih banyak pendekatan untuk pendidik formal. Maka dari itu dalam sebuah kursus atau sekolah musik biasanya ada grade yang menandakan pencapaian tertentu skill tertentu.  Sama kaya SD selama 6 tahun, SMP 3 tahun...